Loading... Sedang memancing data... 🎣
Book Capt Logo
Ayo Memancing dan Nikmati Perjalananmu!

Mari Rencanakan Petualangan Tak Terlupakan
di Cilacap, Jawa Tengah
Jelajahi Dunia Memancing Anda!

Jelajahi Laut, Berpetualang, Abadikan Momen! Laut Memanggil, Pancing Menunggu!

Fishing 1

Artikel Terbaru

Artikel

Cara Merawat Peralatan Mancing Supaya Awet

      Setelah puas mancing, sebagian orang langsung pulang, taruh alat, dan beres. Padahal... di situlah kesalahan paling umum! Air laut, garam, dan debu bisa bikin alat kesayanganmu cepat rusak kalau nggak dirawat dengan benar. Nah, biar joran dan reel tetap awet bertahun-tahun, yuk bahas cara perawatan alat mancing yang simpel tapi efektif. 🎣 1. Bilas Alat Segera Setelah MancingBegitu selesai trip (apalagi di laut), jangan tunda waktu untuk bilas alat. Air laut mengandung garam yang bisa bikin korosi di reel, cincin joran, dan swivel.Caranya:- Gunakan air tawar bersih dengan semprotan lembut.- Jangan disemprot keras langsung ke bagian drag reel, bisa masuk air.- Setelah itu, lap kering dengan kain lembut.Tips pro: kalau nggak sempat bilas langsung, semprot dulu dengan air mineral di botol — lumayan untuk netralisir garam sementara. 🧼 2. Bersihkan Reel Lebih DalamReel itu pusat kerja keras saat strike — jadi perlu perhatian ekstra.Langkah perawatan sederhana:- Lepas spool dan bersihkan bagian dalamnya dari sisa pasir atau garam.- Bersihkan handle dan body luar pakai lap lembap (jangan rendam!).- Teteskan oli reel di bagian bearing, handle, dan gear luar.- Untuk perawatan lebih detail (setiap beberapa bulan), bisa dibongkar ringan dan dilumasi grease khusus reel.Catatan: jangan pakai oli sembarangan, karena bisa merusak seal dan karet. 🪝 3. Periksa & Ganti Mata KailMata kail sering kali tajam di awal, tapi bisa tumpul atau karatan setelah beberapa kali dipakai.Kalau kamu sering mancing di laut asin, karat bisa muncul hanya dalam sehari!Solusi:- Cuci dan keringkan mata kail setelah mancing.- Simpan di wadah tertutup dengan silica gel.- Asah pakai batu asah kecil kalau masih bisa dipertajam — kalau karatan parah, langsung ganti aja.Tips: simpan kail dan swivel terpisah dari umpan basah untuk hindari kelembapan berlebih. 🪶 4. Rawat Joran dari Ujung ke PangkalJoran juga perlu “dandan” sesekali.Setelah dipakai:- Lap seluruh batang joran pakai kain lembap.- Periksa cincin (guide) — pastikan nggak ada retak atau karat, karena bisa bikin senar cepat putus.- Keringkan sebelum disimpan, terutama bagian sambungan (joint).Tips: beri sedikit wax atau grease ringan di sambungan joran, supaya mudah dilepas dan nggak macet. 🧴 5. Perawatan Umpan Buatan (Lure)- Umpan buatan seperti minnow, popper, dan jig juga butuh perhatian.- Bilas dengan air tawar setelah digunakan.- Keringkan dan semprot sedikit WD-40 agar tidak berkarat.- Cek split ring dan treble hook — kalau mulai tumpul, ganti sebelum trip berikutnya.Tips: Simpan lure di kotak anti-lembap, jangan di tempat panas langsung (bisa bikin cat pudar). 🧳 6. Penyimpanan Alat yang BenarSetelah semua bersih dan kering, simpan alat dengan rapi:- Gulung senar dengan sedikit kendur, jangan tegang terus.- Simpan joran secara vertikal atau horizontal dengan penyangga (hindari melengkung).- Gunakan tas reel & rod case untuk mencegah benturan.- Kalau lama nggak dipakai, keluarkan dari tas sesekali biar nggak lembap.Bonus: simpan alat di ruangan bersirkulasi baik, bukan di bagasi mobil atau gudang panas. 🔧 7. Servis BerkalaKalau kamu sering mancing (seminggu sekali atau lebih), setidaknya servis reel dua kali setahun. Bisa di toko pancing profesional — mereka akan bersihkan bagian dalam, ganti grease, dan cek bearing.       Merawat alat mancing bukan sekadar biar awet, tapi juga bentuk rasa sayang terhadap hobi kita sendiri. Nggak ada yang lebih nyesek daripada gagal strike gara-gara reel seret atau senar putus karena karat. Jadi, luangkan sedikit waktu untuk bersihin alat — karena alat yang dirawat baik akan selalu siap nemenin setiap petualanganmu di laut.

Ditulis oleh: rudi Baca Selengkapnya
Artikel

Peralatan Modern & Teknologi Terkini untuk Mancing

      Peralatan Modern & Teknologi Terkini untuk Mancing: Saatnya Jadi Pemancing Cerdas! Dulu, mancing itu soal joran, kail, dan kesabaran. Sekarang? Dunia memancing udah berubah total. Dengan teknologi modern, kita bisa melacak ikan, membaca dasar laut, bahkan menerbangkan drone buat cari spot!      Nggak heran kalau banyak pemancing sekarang makin “cerdas” di laut. Yuk, kita bahas satu-satu peralatan modern yang bikin kegiatan mancing makin efisien dan seru! 1. GPS & Fishfinder – Mata Tambahan di Bawah LautFishfinder jadi alat wajib di kapal pemancing serius. Dengan teknologi sonar, alat ini bisa mendeteksi struktur dasar laut dan menampilkan gerakan ikan di layar.Biasanya fishfinder modern sudah gabung dengan GPS, jadi kamu bisa:- Tandai lokasi strike (“waypoint”) biar bisa balik lagi nanti.- Lihat kedalaman dan suhu air.Cari spot potensial lewat peta digital.💡 Tips: Gunakan mode “bottom lock” untuk mancing dasar, dan “fish ID” kalau mau cepat mendeteksi gerombolan ikan kecil. 2. Aplikasi Mancing di SmartphoneSekarang nggak perlu bawa banyak alat — cukup pakai HP!Ada banyak aplikasi keren buat pemancing:- Navionics / C-MAP → peta laut & kedalaman real time.- Fishbrain / Fishing Points → catat hasil tangkapan & prediksi waktu strike.- Windy / Tides Planner → cek cuaca, arah angin, dan pasang surut.📱 Bonus: sebagian aplikasi bisa disinkronkan dengan fishfinder lewat Bluetooth! 3. Drone Fishing – Mancing dari UdaraTeknologi ini mulai naik daun, terutama di pantai-pantai terbuka seperti selatan Jawa atau Bali.Drone fishing memungkinkan kamu:- Menjatuhkan umpan jauh ke tengah tanpa harus pakai kapal.- Melihat posisi ikan atau karang dari udara lewat kamera drone.- Menghemat tenaga, tapi tetap dapat spot strategis.⚠️ Catatan penting: pastikan drone-mu tahan angin laut & punya tali pengaman kalau mau terbang rendah di atas air. 4. Joran & Reel Berteknologi CanggihSekarang banyak joran dan reel modern yang pakai material super ringan tapi kuat — seperti carbon composite atau graphite reinforced.- Reel elektrik (seperti Shimano Beastmaster) memudahkan fight di laut dalam.- Sistem digital control braking (DC) di reel baitcasting mencegah backlash saat casting.- Joran modern juga punya sensor getar untuk deteksi gigitan halus.⚙️ Intinya: makin ringan, makin sensitif, makin nikmat dipakai! 5. Kamera Aksi & Perangkat DokumentasiApa gunanya strike besar kalau nggak terekam? 😎Gunakan action cam seperti GoPro atau DJI Osmo Action untuk:- Rekam proses strike & fight dari kapal.- Dokumentasikan teknik trolling atau jigging.- Bikin konten keren buat YouTube atau media sosial.📸 Beberapa kamera bahkan bisa diikat di umpan (bait cam) buat lihat reaksi ikan!       Teknologi Boleh Modern, Tapi Insting Tetap Raja Teknologi memang bikin mancing lebih mudah dan efisien. Tapi ingat — alat cuma bantu, bukan penentu. Insting membaca arus, pengalaman mengenali perilaku ikan, dan kesabaran tetap jadi senjata utama pemancing sejati. Jadi, nikmati perpaduan antara tradisi & teknologi — karena di sanalah letak seni sejati dari memancing modern.

Ditulis oleh: rudi Baca Selengkapnya
Artikel

Teknik Memancing Trolling

Kalau kamu suka sensasi strike dari ikan-ikan predator besar seperti tenggiri, wahoo, marlin, atau tuna, maka trolling adalah teknik yang wajib kamu coba. Teknik ini bukan sekadar mancing sambil kapal jalan — tapi soal strategi, kecepatan, dan pemilihan umpan yang pas biar sang predator terpancing keluar dari persembunyiannya.     Secara sederhana, trolling adalah teknik memancing dengan menarik umpan (hidup atau buatan) di belakang kapal yang sedang bergerak. Umpan dibiarkan meluncur di permukaan atau sedikit di bawah air, mengikuti kecepatan kapal. Ikan predator yang melihat gerakan umpan itu akan langsung menyerang — dan di situlah adrenalin mulai terpacu! ⚙️ Peralatan Wajib untuk Trolling1. Joran dan Reel Trolling- Gunakan joran khusus trolling yang kuat (biasanya 30–80 lb) dan reel dengan sistem drag besar, tipe overhead sangat direkomendasikan.- Pastikan reel-mu punya kapasitas line panjang, karena ikan target bisa kabur ratusan meter!2. Senar- Pilih monofilament atau braided line berdiameter besar (50–100 lb).- Kalau target ikan besar seperti marlin atau tuna, tambahkan leader dari fluorocarbon tebal (sekitar 100–200 lb).3. Umpan- Bisa pakai umpan hidup (seperti kembung atau tongkol kecil) atau umpan buatan seperti minnow lure, skirted lure, hingga spoon.- Warna umpan penting juga — untuk laut biru jernih, warna biru atau perak sering paling efektif. ⚠️ Tips dan Keselamatan1. Selalu cek drag reel sebelum mulai trolling, jangan terlalu kencang.2. Gunakan sabuk fighting belt kalau target besar, biar nggak cedera.3. Perhatikan arah angin dan arus — jangan sampai kapal berputar terlalu tajam saat narik umpan.4. Dan yang paling penting: selalu pakai life jacket selama di kapal!     Trolling itu ibarat berburu di lautan — butuh kesabaran, insting, dan sedikit keberuntungan. Tapi sekali kamu merasakan hentakan tenggiri 10 kg di ujung joran sambil kapal masih melaju, dijamin bakal ketagihan!

Ditulis oleh: yonomul Baca Selengkapnya
Artikel

Teknik Mancing Biar Tarikanmu Semakin Mantap!

1. Bottom Fishing (Mancing Dasar)Ini teknik paling klasik, tapi jangan diremehkan. Intinya, umpan kamu dijatuhkan ke dasar air, targetnya ikan yang suka nongkrong di bawah seperti kerapu, kakap merah, atau patin.Kuncinya sabar dan fokus. Biasanya tarikan pertama nggak langsung makan, jadi jangan keburu disentak. Tunggu sampai tali mulai narik halus — baru deh kasih perlawanan halus tapi mantap!Tips:Pakai timah sesuai arus, jangan terlalu berat.Gunakan kail yang tajam, soalnya ikan dasar sering makannya pelan-pelan.  2. CastingNah ini teknik yang paling seru buat yang suka aktif. Teknik ini pakai umpan buatan (lure) yang dilempar-ditarik berulang kali buat ngelabuhin ikan predator kayak gabus, barramundi, atau toman.Sensasi waktu lure disamber? Gila, nagih banget!Tips pro:Kuasai arah lemparan, jangan asal ngelempar ke tengah.Mainkan kecepatan retrieve (tarikan) — kadang ikan suka tarikan cepat, kadang malah slow banget.  3. TrollingBuat kamu yang suka mancing laut dan punya perahu, trolling wajib dicoba. Tekniknya simpel: umpan (biasanya lure) ditarik di belakang kapal yang berjalan pelan. Cocok buat ngejar ikan besar kayak tenggiri, tuna, atau marlin.Tapi jangan salah, trolling butuh feeling kuat dan setelan alat yang pas. Salah drag dikit aja, bisa putus tali.Tips:Jaga kecepatan perahu di sekitar 6–9 knot.Gunakan leader kuat, minimal 80 lb kalau targetnya ikan monster. 4. JiggingKalau ini teknik yang bikin lengan pegal tapi hasilnya sering bikin puas. Jigging dilakukan dengan menjatuhkan metal jig ke dasar lalu ditarik cepat ke atas secara ritmis — meniru ikan kecil yang panik.Tips:Perhatikan ritme jigging, jangan asal goyang.Gunakan joran khusus jigging yang lentur tapi kuat. 5. Fly FishingTeknik satu ini jarang di Indonesia, tapi keren banget buat yang suka tantangan. Menggunakan umpan ringan (fly) yang mirip serangga, dipadu teknik lemparan unik. Biasanya buat ikan trout, tapi di sini juga bisa buat ikan-ikan air tawar yang aktif di permukaan.Tips:Latihan lempar terus, karena kuncinya ada di kontrol tali.Pilih fly yang mirip serangga lokal — makin realistik, makin disambar. 

Ditulis oleh: rudi Baca Selengkapnya